SMTPI Jemaat GPM Tiakur Gelar Hari Doa Sedunia Anak, Doakan Nigeria
TIAKUR, jemaaatgpmtiakur.com – Sekolah Minggu Tunas Pekabaran Injil (SMTPI) Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Tiakur menggelar Hari Doa Sedunia Anak (HDSA) dengan fokus khusus mendoakan negara Nigeria. Kegiatan yang mengusung tema “Aku Akan Memberi Kelegaan Kepadamu, Datanglah” berlangsung di Gedung Gereja Eliora, Minggu (8/3/2026).

Kegiatan HDSA diawali dengan puji-pujian yang dipimpin anak-anak SMTPI, menciptakan suasana penuh keceriaan dan kekhusyukan. Doa syafaat dipimpin oleh Pdt. Y. Luan, S.Si, yang membimbing anak-anak untuk mendoakan keadaan di Nigeria, khususnya anak-anak yang mengalami kesulitan dan penderitaan akibat konflik, kemiskinan, dan berbagai tantangan sosial.
Hari Doa Sedunia Anak merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh gereja-gereja di seluruh dunia untuk mengajarkan anak-anak tentang kepedulian terhadap sesama, terutama anak-anak di negara-negara yang mengalami krisis. Setiap tahun, HDSA memfokuskan doa pada satu negara tertentu, dan tahun ini Nigeria menjadi fokus perhatian.
Dalam kegiatan ini, panitia juga memberikan penghargaan kepada anak-anak untuk memotivasi mereka dalam mengikuti kegiatan gereja. Penghargaan pertama diberikan kepada adik Fani Pelmelay sebagai anak yang datang paling tepat waktu.
Penghargaan kedua diberikan kepada Kenneth Wonley sebagai anak yang paling semangat dalam mengikuti kegiatan. Sementara penghargaan ketiga diberikan kepada adik Love dengan kategori anak yang paling berpenampilan menarik (best dressed).
Pemberian penghargaan ini bertujuan tidak hanya untuk mengapresiasi anak-anak, tetapi juga untuk menanamkan nilai-nilai disiplin, antusiasme, dan kepercayaan diri sejak dini.

Kegiatan HDSA ini turut dihadiri dan diberkati oleh Ketua Majelis Jemaat GPM Tiakur Pdt. F. Lawa/M, S.Si, Pdt. Y. Luan, S.Si, Ketua Komisi Anak dan Remaja Helena Bebena, Majelis Sub Seksi Anak dan Remaja, serta para pengasuh SMTPI Jemaat GPM Tiakur.
Kehadiran para pelayan dan majelis jemaat menunjukkan perhatian serius gereja terhadap pembinaan rohani anak-anak sebagai generasi penerus gereja. Melalui kegiatan seperti HDSA, anak-anak diajarkan untuk memiliki kepedulian global dan hati yang penuh kasih terhadap sesama, tidak terbatas pada lingkungan sekitar mereka saja.
HDSA di Jemaat GPM Tiakur menjadi momentum penting dalam membentuk karakter anak-anak yang peduli terhadap isu-isu kemanusiaan di berbagai belahan dunia. Dengan mendoakan Nigeria, anak-anak belajar bahwa doa mereka memiliki kekuatan untuk membawa perubahan dan menghadirkan pengharapan bagi anak-anak lain yang sedang mengalami penderitaan.
Penulis: Enos Wariunsora

