GPM Jemaat Tiakur Gelar Uji Publik RPPJ 2025-2030

TIAKUR, jemaaatgpmtiakur.com – Gereja Protestan Maluku (GPM) Jemaat Tiakur menggelar Uji Publik Rencana Pengembangan Pelayanan Jemaat (RPPJ) GPM Tiakur Tahun 2025-2030 di Gedung Gereja Eliora. Selasa, (18/3/2026). Kegiatan ini menjadi tahapan penting dalam penyusunan dokumen perencanaan strategis pelayanan jemaat untuk lima tahun ke depan.

Ketua Litbang Jemaat GPM Tiakur, Jonias D. Iwamony, menjelaskan bahwa penyusunan RPPJ telah melalui sembilan tahapan yang sistematis dan melibatkan berbagai elemen jemaat. Sembilan tahapan tersebut mencakup pembentukan tim penyusun, pengumpulan data, analisis situasi jemaat, identifikasi isu strategis, perumusan visi dan misi, penyusunan program kerja, hingga uji publik sebagai tahap validasi.

Menurut Iwamony, proses penyusunan RPPJ dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan berbagai unsur jemaat agar dokumen yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan dan aspirasi seluruh warga jemaat.

Dalam uji publik tersebut, disampaikan bahwa terdapat 11 isu strategis yang menjadi fokus pelayanan GPM Jemaat Tiakur untuk periode 2025-2030. Isu-isu strategis tersebut mencakup berbagai aspek pelayanan gereja, mulai dari pembinaan rohani, pendidikan kristiani, pelayanan diakonia, pengembangan sumber daya manusia, hingga penguatan kelembagaan jemaat.

“Ada 9 tahapan penyusunan RPPJ dan terdapat 11 isu strategis yang menjadi fokus pelayanan jemaat untuk lima tahun ke depan,” jelas Jonias.

Ia menambahkan bahwa identifikasi isu strategis dilakukan berdasarkan analisis mendalam terhadap kondisi internal dan eksternal jemaat, termasuk tantangan dan peluang yang dihadapi dalam konteks pelayanan di wilayah perkotaan seperti Tiakur.

Uji publik ini dihadiri oleh Majelis Jemaat GPM Tiakur, para pengasuh, pengurus unit pelayanan, pengurus wadah pelayanan laki-laki, pengurus wadah pelayanan perempuan, serta pengurus Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM). Kehadiran berbagai elemen jemaat dalam uji publik menunjukkan komitmen untuk menyusun dokumen RPPJ yang inklusif dan representatif.

Dalam sesi uji publik, para peserta memberikan masukan, kritik, dan saran terhadap draft RPPJ yang telah disusun. Berbagai aspek dibahas, mulai dari kesesuaian program dengan kebutuhan jemaat, kelayakan target yang ditetapkan, hingga strategi implementasi yang akan diterapkan.

Masukan dari peserta uji publik akan menjadi bahan penyempurnaan draft RPPJ sebelum disahkan dalam forum resmi jemaat. Proses partisipatif ini diharapkan dapat menghasilkan dokumen perencanaan yang kuat dan dapat diimplementasikan dengan baik oleh seluruh elemen jemaat.

RPPJ merupakan dokumen perencanaan strategis yang menjadi pedoman bagi jemaat dalam melaksanakan berbagai program pelayanan selama lima tahun. Dokumen ini memuat visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, serta program-program kerja yang akan dilaksanakan untuk mewujudkan jemaat yang berkembang dan melayani dengan optimal.

Dengan tersusunnya RPPJ 2025-2030, GPM Jemaat Tiakur diharapkan memiliki arah pelayanan yang jelas dan terukur, sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada jemaat dan masyarakat di sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *